1. Sebutkan
masing-masing 1 contoh analisis kualitatif dan analisis kuantitatif pada bidang
:
a. Bidang
kedokteran
b. Uji kualitas
produk
c. Bidang
penelitian
d. Analisis bahan
bernilai tinggi
jawab
a. bidang
kedokteran
kualitatif: untuk mengetahui apa yang terkandung dalam urine pasien
kuantitatif: mengetahui berapa jumlah epitel yang terdapat dalam urine
kualitatif: untuk mengetahui apa yang terkandung dalam urine pasien
kuantitatif: mengetahui berapa jumlah epitel yang terdapat dalam urine
b. Uji Kualitas
Produk
Kualitatif: komposisi suatu minuman bersoda
Kuantitatif: mengetahui persentase pemanis buatan yang dipakai
Kualitatif: komposisi suatu minuman bersoda
Kuantitatif: mengetahui persentase pemanis buatan yang dipakai
c. Bidang penelitian
Kualitatif : penelitian korosi logam
Kuantitatif : menentukan konsentrasi logam yg terlarut ke dlm lingkungan air
Kualitatif : penelitian korosi logam
Kuantitatif : menentukan konsentrasi logam yg terlarut ke dlm lingkungan air
d. Analisis bahan
bernilai tinggi
Kualitatif : jenis biji tambang dalam bumi
Kuantitatif: kadar uranium dalam suatu bijih tambang.
Kualitatif : jenis biji tambang dalam bumi
Kuantitatif: kadar uranium dalam suatu bijih tambang.
2. Jelaskan dan
berikan contoh dari metode analisis kimia analitik :
jawab
jawab
1. Gravimetri adalah suatu proses isolasi dan pengukuran
berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan secara
analisis gravimetri meliputi transformasi suatu unsur atau radikal ke senyawa
murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang
dengan teliti.
Contohnya : analisa
Ni dalam garam NiCl2
2.
volumetri adalah
analisis berdasarkan pengunaan jumlah mol pereaksi yang seimbang dengan kadar /
kosentrasi analit dalam sampel melalui proses titrasi.
Contohnya : analisa FFA dalam minyak goring .
3.
Ekstraksi adalah
proses pemisahan suatu zat berdasarkan perbedaan kelarutannya terhadap dua
cairan tidak saling larut yang berbeda, biasanya air dan yang lainnya pelarut
organik.
Contohnya :analisa kadar lemak dalam sampel susu.
4. Kromatografi
adalah suatu teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase
gerak dan fase diam untuk memisahkan komponen (berupa molekul) yang berada pada
larutan. Molekul yang terlarut dalam fase gerak, akan melewati kolom yang
merupakan fase diam. Molekul yang memiliki ikatan yang kuat dengan kolom akan
cenderung bergerak lebih lambat dibanding molekul yang berikatan lemah.
Contoh : Kromatografi kertas salah satu metode
pemisahan berdasarkan distribusi suatu senyawa pada dua fasa yaitu fasa diam
dan fasa gerak. Pemisahan sederhana suatu campuran senyawa dapat dilakukan
dengan kromatografi kertas, prosesnya dikenal sebagai analisis kapiler dimana
lembaran kertas berfungsi sebagai pengganti kolom.
5. Elektrolisis
merupakan proses kimia yang mengubah
energi listrik menjadi energi
kimia. Komponen yang terpenting dari proses
elektrolisis ini adalah elektrode dan larutan elektrolit.
Sebagai syarat berlangsungnya elektrolisis, ion harus
dapat bermigrasi ke elektroda. Salah satu cara yang paling jelas agar ion
mempunyai mobilitas adalah dengan menggunakan larutan dalam air.
Contoh : analisis kandungan No2.H2O dalam HNO3 pekat.
6. Spektrofotometri
Pada
spektrofotometri ini yang digunakan sebagai sumber sinar/energi adalah cahaya
tampak (visible). Cahaya visible termasuk spektrum elektromagnetik yang dapat
ditangkap oleh mata manusia. Panjang gelombang sinar tampak adalah 380 sampai
750 nm. Sehingga semua sinar yang dapat dilihat oleh kita, entah itu putih,
merah, biru, hijau, apapun.. selama ia dapat dilihat oleh mata, maka sinar
tersebut termasuk ke dalam sinar tampak(visible).
Contoh : analisa Fe dalam sampel ferrofumarat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar